Senin, 04 April 2022

Perenungan Purpose Driven Life

Made To Last  Forever 

Kita diciptakan oleh Tuhan untuk kekekalan, sehingga hal-hal yang kita lakukan seharusnya tidak terpaku pada masa kini dan saat ini (sekarang). Apa yang kita lakukan selama hidup ini adalah persiapan untuk memasuki fase berikutnya (kekekalan). Lalu, dengan mengetahui hal ini, apakah prioritasmu akan berubah?

Seeing Life from God's View

Kembali diajarkan mengenai pandangan Tuhan mengenai hidup di dunia. Hidup di dunia mengandung 3 kiasan; hidup adalah sebuah ujian, hidup adalah sebuah amanat, dan hidup adalah sebuah tugas sementara. 

Hidup adalah sebuah ujian, mengingatkan saya tentang banyaknya peristiwa yang sudah saya lewati sejak saya dilahirkan hingga saat ini. Peristiwa tersebut dapat saya lewati karena penyertaan dan kekuatan dari Tuhan. Saya selalu percaya ketika kita berhasil melewati sebuah masalah/tugas/tanggungjawab, ada masalah/tugas/tanggungjawab lebih besar yang sedang menunggu kita di masa depan. Yang bisa kita usahakan adalah terus menyadari kelemahan dan keterbatasan, selalu mengandalkan Tuhan, lalu terus berjuang dan jangan menyerah.

Hidup adalah sebuah amant. Jelas tercatat dalam alkitab bahwa kita mendapat amanat agung dari Tuhan untuk dikerjakan di bumi ini yaitu untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid Tuhan. Oleh karena itu penting untuk mengetahui tujuan awal Tuhan menciptakan kita.


Life is a Temporary Assignment

Hidup adalah sebuah tugas sementara. Menyambung dari perenungan sebelumnya, bahwa kia diciptakan untuk kekekalan. Segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini adalah jembatan kita menuju kekekalan, oleh karena itulah hidup di dunia disebut tugas sementara.

Saya merasa bahwa apapun yang kita kerjakan di dunia ini, sudah seharusnya kita melakukannya sebaik mungkin seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Dengan demikian, segala kesuksesan dan kegagalan yang akan terjadi semuanya akan membawa kita kepada kehidupan kekal. Diri ini bisa menjadi lebih menikmati dan mensyukuri hidup yang Tuhan anugerahkan. Menjalani semuanya dengan tenang, tidak tertekan, karena tahu bahwa hidup ini merupakan tugas sementara kita.

The Reason for Everything (Day 7)
12 Mei 2022

Semua hal di dunia ini adalah untuk Tuhan. Tuhan yang menjadi alasan dibalik semua hal di alam semesta, yaitu supaya keagungan, kebesaran dan kemuliaan Tuhan senantiasa dinyatakan. 
Kita dapat menyatakan kemuliaan Tuhan? Dalam buku ini ditulis bahwa kita menyatakan kemuliaan Tuhan dengan memuji dan menyembah Dia, peduli kepada sesama manusia, menjadi seperti Kristus baik dalam pikiran, perkataan dan perbuatan, menggunakan talenta yang Tuhan anugerahkan untuk mengasihi sesama manusia, dan kita dapat menyatakan kemuliaan Tuhan dengan menceritakan-Nya kepada yang belum mengenal-Nya.

Setelah mengetahui semuanya, apa yang menjadi dasar hidupmu?

Planned for God's Pleasure (Day 8)
13 Mei 2022

Kita diciptakan karena Tuhan yang memilih kita untuk tujuan-Nya. Kita diciptakan untuk menyenangkan hati Tuhan. Pujian dan penyembahan, membaca alkitab, mendengarkan sermon memang sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan, namun apakah benar itu yang Tuhan kehendaki? Ada tertulis dalam Alkitab bahwa "segala sesuatu yang diberikan kepada tanganmu untuk dikerjakan, kerjakan semuanya itu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia". Penyembahan (worship) bukan hanya sekedar ritual melainkan rutinitas (lifestyle), dimana kita tidak dapat untuk tidak melakukannya di setiap hari. Cintai Tuhan. Pikirkan dan perkatakan kebaikan Tuhan di setiap hari. Selalu penuhi pikiran tentang begitu besarnya kasih Tuhan kepada kita setiap hari. Awali hari dan tutup hari dengan berbicara dengan-Nya. Jadikan penyembahanmu sebagai rutinitas bukan ritual.

What Makes God Smiles (Day 9)
14 Mei 2022

Tuhan itu seperti orang tua kita. Bedanya, Tuhan adalah orang tua kita di sorga sedangkan di bumi kita punya orang tua yang lain. Cara membuat Tuhan senang juga hampir sama seperti membuat orang tua badani kita senang, yaitu dengan patuh, percaya sepenuhnya, menganggap dan meyakini bahwa Tuhan paling penting dari apapun di dunia ini, mengembangkan bakat dan talenta untuk membantu orang lain. 

Semakin kita menyenangkan Tuhan, hati kita pun akan merasakan kesenangan pula. Ada kepuasan tersendiri.

Fyi saja, Tuhan sudah senang hanya dengan melihat segala aktivitas yang kita lakukan, entah itu mandi, memasak, olahraga, tidur. Tuhan senang melihat itu semua, apalagi ditambah dengan perasaan dan pikiran bahwa segala sesuatu yang sedang dilakukan adalah untuk Tuhan. Sukacita akan terus mengalir. Amin!

Senin, 28 Maret 2022

Perenungan Purpose Driven Life #3

 What Drives Your Life

"Tuhan berkuasa melakukan hal-hal ajaib dengan sisa hidupmu juga" 

Pengalaman di masa lalu kadang atau bahkan sering menjadi pembatas kita untuk mengambil pilihan di masa sekarang dan di masa depan. Memusuhi orang lain, takut eksplorasi potensi lebih jauh, takut gagal seperti sebelumnya, takut tersakiti lagi, dan masih banyak ketakutan dan kemarahan lainnya yang disebabkan oleh luka di masa lalu.

Saya teringat perumpamaan kakak kelas saya sewaktu SMA, kalau kamu punya sebuah apel di sakumu tanpa kamu apa-apakan. Lama-lama apel itu akan membusuk dan mengotori bajumu. Sama seperti masalah di masa lalu, kalau masalah tersebut tidak kita lepaskan maka dia akan mempengaruhi kehidupan kita di masa depan.

"Belajarlah dari masa lalumu dan lepaskan" 

Semua yang terjadi dalam hidup kita, semua beralasan. Bagaimana sikap kita memilih jalan hidup kita, cara kita memilih jalan keluar dari suatu masalah, cara kita menghidupi hidup kita. Semua ada alasannya. Lalu apakah kita akan mendasarkan hidup kita masa kini pada peristiwa/amarah/masalah yang terjadi masa lalu? Atau berdasar pada pendapat dan penilaian orang lain? Disinilah pentingnya kita mengetahui tujuan Tuhan menciptakan masing-masing kita.

Sebelumnya kamu bisa membaca perenungan mengenai alasan Tuhan menciptakan manusia

Dengan adanya tujuan dari Tuhan, kita mendapat motivasi yang tanpa batas, hidup menjadi lebih sederhana dan fokus pada hal yang penting dan membangun. Hal terpenting dari semua ini adalah belajar untuk percaya dan menyerahkan hidup kita kepada kehendak Tuhan. Seperti yang sempat saya bahas di perenungan 1. Semuanya adalah tentang Tuhan, dan hanya kehendak-Nya sajalah yang akan terjadi.

Selasa, 08 Maret 2022

Perenungan Puspose Driven Life #2

 You are not an Accident

Kemarin kita belajar mengenai Allah yang memiliki tujuan spesifik dalam menciptakan kita dan alasan kita diciptakan adalah karena Allah menginginkan kita ada.

Hari ini, pemahaman kita tentang penciptaan diri kita lebih dipertajam lagi. Kita diciptakan bukan karena ketidaksengajaan Tuhan. Justru Tuhan sudah membuat master plan hidup kita sebelum dunia dijadikan. Ia merancang setiap detil hidup kita, dari lahir hingga meninggal. 

Satu hal yang membuat saya tertegun adalah saya menyadari bahwa Tuhan begitu mengasihi kita. Dia memilih kedua orang tua kita, supaya kita bisa lahir ke dunia. Dia menciptakan kita karena Dia mengasihi kita. Saya menyadari kalau Tuhan memilih ayah yang lain, maka saya tidak akan lahir di dunia. Yang lahir dari rahim ibu saya adalah anak yang lain dengan fisik, sifat dan karakter yang lain juga.

Saya teringat ketika awal masa SMA, ada satu persekutuan siswa dan disitu terjadi pemulihan kepahitan akan gambar diri. Waktu itu kami ditantang untuk mengungkapkan hal dalam diri yang belum bisa kami terima masing-masing. Ketika itu saya menjawab bahwa saya kesal akan penampilan saya, kulit saya cokelat dan rambut saya keriting (tipikal orang timur sekali). Saya berkata begitu karena sudah lelah diejek dan dikatai teman sekolah sejak SD-SMP. Saat itu saya bingung, kenapa saya selalu diejek orang karena penampilan saya? Apa yang salah? Sekarang saya bisa berkata, saya diejek karena berbeda dengan mayoritas orang di sekitar saya. Menjadi berbeda dan unik memang sulit, tapi bisa jadi halyang luar biasa. Banyak hal yang bisa disyukuri, orang-orang dapat dengan mudah mengenali saya hanya dengan melihat rambut keriting saya. Dan masih banyak lagi hal baik yang bisa disyukuri.

Inti dari perenungan ini adalah semua hal dalam hidup kita, baik penampilan fisik, keluarga, dan hal lainnya, Tuhan ciptakan dengan sengaja dan penuh perencanaan karena begitu besar kasih Tuhan kepada kita. Tuhan menjadikan kita sebagai ciptaan paling mulia diantara semua ciptaanNya dan kita tidak bisa lepas dari eksistensi Tuhan, pencipta kita. Terus terhubung dengan Dia adalah cara untuk menjaga kemuliaan dan kehormatan manusia. Tanpa adanya hubungan tersebut, manusia akan kehilangan kemuliaan sekaligus kehormatannya.

Senin, 07 Maret 2022

Perenungan Purpose Driven Life #1

Ada yang berkata bahwa hidup harus memiliki tujuan, supaya tidak terombang-ambing. Bagian pertama ini berjudul:

Semua Bermula dengan Tuhan - It's all start with God

Tuhan yang menciptakan kita. Dia punya tujuan yang harus kita lakukan supaya tujuan-Nya dapat tergenapi, bukankah karena itu kita diciptakan-Nya? 

Sudah seharusnya kita bertanya kepada pencipta kita, apakah yang menjadi tujuan-Nya dalam menciptakan kita? Saya percaya hal itu sangat spesifik dan khusus untuk tiap orang, maka sangat mungkin jika tujuan hidupmu berbeda dengan yang lainnya. 

Yang paling penting dan harus diperhatikan adalah menjadi sesuatu yang Tuhan ciptakan. Sering kita mengedepankan ego kita masing-masing, ingin menjadi manusia sukses dengan cara kita sendiri. Ketika kita mencapai kesuksesan tersebut, dalam diri kita mengalami kekosongan dan kita mulai mencari tujuan yang baru karena menganggap tujuan awal kita sudah tidak relevan lagi. Hal tersebut akan terus berulang sampai kita membuang ego dan mulai bertanya kepada Tuhan, pencipta kita.

Poinnya disini adalah sekeras apapun kita berusaha dengan kekuatan kita sendiri, kehendak Tuhan lah yang akan terjadi. Semuanya adalah tentang Tuhan dan berawal dari Tuhan, bukan tentang kita dan ego kita.

Minggu, 26 Desember 2021

Keajaiban Tubuh Manusia

5 Fakta Unik Mengenai Tubuh Manusia

1. Otak memiliki jumlah sel saraf hampir 100 miliar buah. Jumlah yang sangat banyak tersebut digunakan manusia untuk berpikir, tertawa, melakukan sesuatu dan lain sebagainya. Kita dapat melakukan semuanya itu karena neuron-neuron otak kita membuat dan mengirimkan berbagai pesan yang tak terhitung ke seluruh jaringan tubuh setiap detiknya, kecepatan yang dihasilkan melebihi kecepatan sinyal telepon genggam di dunia. 

2. Volume darah manusia adalah 7% dari berat badannya. Karena pembuluh darah yang memiliki ukuran yang relatif panjang, yaitu sejauh 160 kilometer, kemungkinan besar yang terjadi adalah volume darah yang mengalir cukup banyak yaitu sekitar 7% dari berat badan manusia itu sendiri.

3. Paru-paru adalah satu-satunya organ yang dapat mengapung di atas air. Paru-aru banyak disusun oleh alveoli-alveoli di mana alveoli ini berisi gas karbon dioksida hasil pertukaran gas pada darah yang melalui paru-paru.

4. Telinga tidak mendengar apa pun saat tidur, hal ini terjadi karena saat tidur otak dalam keadaan istirahat dan secara otomatis otak menutup syaraf yang mempengaruhi telinga mendengar untuk berhenti bekerja.

5. Organ hati memiliki 500 fungsi, beberapa hal di antaranya adalah melawan infeksi, memproses makanan yang telah diserap dari usus, memproduksi getah empedu, senyawa yang berfungsi penting dalam sistem pencernaan makanan, menyimpan zat besi, vitamin dan bahan-bahan kimia lain yang penting, mengontrol tingkat atau kadar lemak, glukosa atau gula dan asam amino dalam darah dan detoksifikasi atau membuang zat-zat racun dalam tubuh.


5 Fakta Unik Dari Video (Saya kehilangan link videonya, nanti kalo ketemu akan segera disusulkan)

1. Proses pembuahan sel telur oleh sperma sangat rumit dan sulit. Terutama bagi sel sperma, sel sperma harus berjuang dan bertahan melewati rahim yang mengandung zat kimia (berupa asam) yang sangat mematikan bagi sperma. Dari sekian banyak sel sperma yang berusaha mencapai sel telur, hanya satu sel sperma saja yang akan berhasil membuahi sel telur. 

2. Proses pembentukan bagian-bagian tubuh janin dari yang berupa bulatan telur hingga menjadi tubuh bayi secara utuh terbilang rumit, namun dapat terjadi dalam waktu yang relatif singkat karena tiap detiknya setiap sel yang ada pada embrio itu berkembang dengan pesatnya.

3. Manusia diciptakan begitu rumit dan ajaib. Tubuh manusia disusun atas atom-atom kecil yang berjumlah sangat banyak, atom-atom tersebut bergabung dan akhirnya membentuk dna yang dimiliki oleh masing-masing manusia. Setiap manusia memiliki susunan dna/rna yang berbeda satu dan yang lainnya.

4. Setiap bayi memiliki kemampuan alami dalam penyesuaian diri sendiri terhadap lingkungan sekitar. Meskipun bayi masih kecil dan pikirannya masih belum benar-benar matang, namun gerakan refleks dan sistem dalam tubuhnya begitu tersistem. Salah satu contohnya adalah ketika berenang sekalipun, bayi bisa menahan napas secara otomatis karena paru-parunya tertutup dan air yang masuk ke dalam tubuh akan dialirkan menuju perut.

5. Yang kita anggap sebagai kekurangan dari seseorang justru malah bisa menjadi pengingat dan penyemangat diri sendiri untuk lebih menghargai hidup. Salah satu kisah yang diceritakan dalam video adalah seseorang yang tidak memiliki tangan dan kaki, dia hanya memiliki satu kaki yang berukuran sangat kecil. Dengan berbagai kekurangan yang ada pada dirinya, dia bisa tetap bertahan dan terus melanjutkan hidupnya. Meskipun dia tidak bisa melakukan ini dan itu seperti orang-orang pada umumnya, dia punya caranya sendiri dalam melakukan segala aktivitas kesehariannya. 


Hal Yang Patut Disyukuri

Dari semua hal maupun informasi yang diperoleh, yang menjadi fokus saya adalah betapa luar biasanya Tuhan merencanakan hidup seseorang mulai dari pembuahan sel telur hingga lahir seorang bayi dan sampai bayi itu menjadi dewasa. Tuhan telah merencanakan semuanya, bagaimana bentuk tubuh kita kelak, warna kulit, tekstur rambut, bentuk wajah. Kita tidak bisa memilih ingin menjadi seperti siapa atau seperti apa. Untuk menjadi seperti sekarang ini saja saya sudah benar-benar sangat bersyukur, melihat ada orang lain yang bentuk tubuhnya bahkan tidak selengkap yang kita miliki menjadi salah satu pengingat bahwa sudah seharusnya kita bersyukur atas hidup kita ini. Kita hidup karena Tuhan mau kita hidup, kita punya tubuh karena memang Tuhan sudah rencanakan kita punya tubuh ini. Proses penyiapan tubuh ini berlangsung sangat lama, begitu kompleks dan rumit. Apa alasan kita untuk tidak bersyukur atas hidup dan tubuh yang sekarang kita miliki? Untuk menjadi seperti sekarang ini kita sudah melewati waktu dan kejadian yang begitu luar biasa, dari yang semula sel sederhana menjadi manusia yang memiliki susunan sel yang sangat kompleks.


Referensi

lood Facts. http://www.sciencekids.co.nz/sciencefacts/humanbody/blood.html. 

Human Brain: Facts, Functions & Anatomy. https://www.livescience.com/29365-human-brain.html. 

Fun Ear Facts for Kids. http://www.sciencekids.co.nz/sciencefacts/humanbody/ears.html. 

Lung Facts. http://www.sciencekids.co.nz/sciencefacts/humanbody/lungs.html. 

http://www.liver.ca/liver-health/liver-facts.aspx. http://www.liver.ca/liver-health/liver-facts.aspx. 


Selasa, 23 November 2021

Bahkan Aman Pasing Grade SKD CPNS pun nggak cukup buat bisa lolos

DISCLAIMER!

Postingan ini mengandung sakit hati, kalau tidak kuat jangan dibaca ya. Skip aja. Tulisan ini isinya curhatanku doang.

Pernah nggak sih kalian gagal mencapai tujuan kalian padahal merasa sudah melakukan yang terbaik, semaksimal mungkin yang kalian bisa. Ditolak gebetan mungkin? Sakit sih pasti ya, karena berani jatuh cinta ya harus berani tersakiti.

Kali ini patah hatiku bukan karena aku suka seseorang atau ditolak gebetan wkwk. 

Maaf maaf nih ya, bukan bermaksud sombong. Tapi emang menurutku nilaiku udah lumayan di tes SKD CPNS 2021, nggak tinggi juga nggak rendah-rendah banget. 439, lumayan kan? Sayangnya nggak bisa ditukar voucher shopee :')

Menurutku skor segitu udah lumayan sih, minimal batas bawah lah. Tapi sangat-sangat disayangkan, ternyata pas pengumuman saya tidak lanjut ke SKB kawan-kawann :')) Kuingin ku mati saja :'))

Di formasi yang kudaftar ini akan ada 6 orang dengan ranking teratas yang lanjut ke SKB, sedangkan aku ranking 7. Gimana nggak mengsedih WKWK

Hancur hancur hatiku. Dah lah, mau jadi kucing ajaa


Proses belajar panjangku berakhir ndlosor nangis kejer dilantai, Aku gpp.

Mari kita coba lagi lain kali, besok sabtu atau minggu, kalo nggak hujan. SIP. Nggak deng. Biar panas terik hujan badai tak akan halangi langkahku *ala jingle ppsmb palapa UGM*

Sepertinya memang perlu strategi yang matang sih untuk daftar per CPNS an ini. Nggak bisa asal daftar, asal belajar, asal doa, asal berangkat.

Jumlah saingan nanti berasal dari program studi mana aja, total yang dibutuhkan dalam satu formasi ada berapa, perlu riset juga total program studi yang dibutuhkan di formasi itu ada di universitas mana aja. Dan masih banyak lagi pertimbangan lainnya.

Yang nggak kalah penting, jangan dibawa overthinking wkwk. Itulah yang kulakukan saat persiapan CPNS 2021. Karena... overthinking, kau adalah darahku *sambil nyanyi lagu sempurna*


Ya begitulah, overthinking-nya kebangetan sihh. Alhasil persiapan yang dikira maksimal ternyata belum maksimal-maksimal banget karena tiap hari mesti waktu overthinking-nya lebih banyak daripada waktu belajarnya HAHA

Overthinking mikir masa depan kadang susah untuk dikendaliin ya, gimana lagi. Semuanya harus direncanakan dulu. Dari kegagalan ini aku belajar, overthinking itu bisa jadi destruktif banget. Jadi harus pinter-pinter ngontrol pikiran sendiri, supaya tetep on track. Selain itu, berusaha dengan tenaga sendiri itu tidak akan berhasil. Maksudku, semuanya nggak akan berhasil kalo nggak melibatkan kuasa Tuhan. Manusia boleh menentukkan mau kemana dia melangkah. Tapi perlu diingat, sekeras-kerasnya manusia berusaha, Tuhan yang menentukan apakah kita pantas untuk mendapatkannya atau nggak. Jadi, tanya dulu sama Tuhan sekiranya Dia berkenan atau nggak. Minta ijin dulu lah sama Pak Bos kita itu

Overall, sebagai pengalaman pertama ikut CPNS, hasil yang kudapat nggak begitu mengecewakan. Selalu ada yang bisa disyukuri kan haha

Jadi sekian curhatanku, terimakasih sudah membaca (kalo ada). Ayo yang mau daftar CPNS, belajar yang rajin yaa, dari jauh-jauh hari kalo bisa. Jangan pakai mode SKS (sayang kamu sayang), mesti bakal kelabakan pas hari H nya. Semangat terus guise!



Senin, 06 September 2021

Geologi Regional Daerah Kulon Progo




Gb. 1. Zona fisiografis  Jawa Tengah
dan Jawa Timur (Van Bemmelen, 1948)
Daerah Kulon Progo dapat dibagi menjadi beberapa satuan geomorfologi antara lain:

1.      Satuan Perbukitan Kulon Progo

Memiliki ketinggian antara 100 – 1200 m diatas permukaan laut dengan kemiringan lereng sebesar 150 – 160. Satuan Perbukitan Kulon Progo ini berada di bagian barat Daerah Istimewa Yogyakarta yang meliputi Kecamatan Kokap, Girimulyo dan Samigaluh.

2.      Satuan Perbukitan Sentolo

Memiliki ketinggian antara 50 -150 m diatas permukaan laut, dengan kemiringan sebesar 150. Daerah yang termasuk dalam satuan perbukitan sentolo ini adalah Kecamatan Pengasihan dan Sentolo.

3.      Satuan Teras Progo

Berada di utara Satuan Perbukitan Sentolo dan berada di sebelah timur dari satuan perbukitan Kulon Progo. Satuan ini terletak di tepi wilayah Kulon Progo yaitu di Kecamatan Nanggulan dan Kali Bawang.

4.      Satuan Dataran Aluvial

Memiliki ketinggian relative rendah dengan kelerengan yang datar, meliputi Kecamatan Panjatan, Wates, Temon, Galuh, dan daerah lainnya.

5.      Satuan Dataran Pantai

a.      Subsatuan Gumuk Pasir

Penyebatran subsatuan ini adalah didaaerah pantai selatan Yogyakarta tepatnya di daerah Glagah dan Congot. Material yang dibawa oleh Kali Serang dan Kali Progo tertransportasi oleh angin dan bermuara di Pantai Selatan serta mengalami pengendapan yang kemudian membentuk gumuk pasir.

b.      Subsatuan Dataran Aluvial Pantai

Subsatuan ini berlokasi di utara subsatuan gumuk pasir. Tersusun dari material berukuran pasir halus yang berasal dari subsatuan gumuk pasir dan tertransportasikan oleh angin.



B.      Stratigrafi

Stratigrafi regional daerah Kulon Progo menurut Rahardjo, dkk (1995) mulai dari yang paling tua hingga yang paling muda adalah sebagai berikut:

1.      Formasi Nanggulan

Batuan penyusun yang terdiri dari batu pasir dengan sisipan lignit, napal pasiran, batulempung dengan kongkresi limonit, sisipan napal dan batugamping, batu pasir dan tuff. Formasi Nanggulan berumur miosen ahkirPlistosen.

2.      Formasi Kaligesing 

Batuan penyusun formasi ini mempunyai batuan penyusun berupa breksi andesit, lapili tuff, tuff, breksi lapisi , Aglomerat, dan aliran lava serta batu pasir vulkanik yang tersingkap di daerah kulon progo. Formasi ini diendapkan  secara tidak selaras dengan formasi nanggulan dengan ketebalan 660 m. Diperkirakan  formasi ini formasi ini berumur oligosen – miosen.

3.      Formasi Jonggrangan

 Formasi ini mempunyai batuan penyusun yang berupa tufa, napal, breksi, batu lempung dengan sisipan lignit didalamnya, sedangkan pada bagian atasnya terdiri dari batu gamping kelabu bioherm diselingi dengan napal dan batu gamping berlapis. Ketebalan formasi ini 2540 meter. Letak formasi ini tidak selaras dengan formasi andesit tua. Formasi jonggrangan ini diperkirakan berumur miosen. Fosil yang terdapat pada formasi ini ialah poraminifera, pelecypoda dan gastropoda.

4.      Formasi Sentolo

Tersusun atas batu pasir napalan dan batu gamping, dan pada bagian bawahnya terdiri dari napal tuffan. Ketebalan formasi ini sekitar 950 m. Letak formasi ini tak selaras dengan formasi jonggrangan. Formasi Sentolo ini berumur sekitar miosen bawah sampai pleistosen

5.       Formasi Alluvial dan gumuk pasir

 Formasi ini iendapan secara tidak selaras terhadap lapisan batuan yang umurnya lebih tua. Litologi formasi ini adalah batu pasir vulkanik merapi yang juga disebut formasi Yogyakarta. Endapan gumuk pasir terdiri dari pasir – pasir baik yang halus maupun yang kasar, sedangkan endapan alluvialnya terdiri dari batuan sedimen yang berukuran pasir, kerikir, lanau dan lempung secara berselang – seling.

Baca juga:


Daftar Pustaka:

Dosen dan Asisten Praktikum Geomorfologi, 2016,FIELDTRIP GEOMORFOLOGI: ULASAN GEOMORFOLOGI REGIONAL KULON PROGO, Yogyakarta; Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Gb. 1. http://www.radarplanologi.com/2015/11/pembangunan-daerah-bantaran-sungai-Kali-Progo.html (Diakses Pada Minggu, 26 Februari 2017; 05.10 WIB)



Aplikasi untuk Mempermudah Measured Section (MS)

Berkat mata kuliah Teknik Penulisan dan Presentasi Ilimiah saya seakan tercerahkan oleh dosen saya Pak Ferian Anggara yang saat itu beliau menyinggung tentang penggunaan software maupun aplikasi gratisan yang mampu mendukung dalam pengolahan data-data geologi. Saat kuliah berlangsung yang saya lakukan seperti biasanya adalah speechless ada ya aplikasi yang kayak gitu? atau ada ya orang se canggih bapaknya? (maklum lah ya sini kan masih newbie masalah geologi-geologi an dan emang dasarnya sini itu orangnya gumunan heehe)

Saat itu yang sedang hangat-hangatnya sehingga membuat semangat angkatan saya terbakar (ini lebih ke hectic sih sebenernya) adalah MS mandiri praktikum prinsip stratigrafi yang sudah menjadi momok kami saat maba karena dapet bocoran dari kating kalo nantinya lembar MS nya bias nyampe 10 meter! atau bahkan pas dijereng di KPFT bias dari ujung ke ujung lagi! Panjang ndak itu? Bayangin sendiri wkwk

Menurut pemaparan beliau, ada aplikasi yang bisa memudahkan kami/kita lah ya biar kalian dianggap juga hehe, dalam membuat kolom litologi secara cepat dan mudah hanya modal data pengukuran sama litologi serta struktur nya aja udah jadi itu nanti. Nama aplikasinya itu adalah SedLog. Kita bisa dengan mudah mendapatkannya lewat internet dengan mengunduhnya. Tersebar banyak kok jadi ndak usah khawatir yaa.

Awalnya aku juga bingung mau download lewat mana tapi pas habis googling dikit sama search di youtube bentar akhirnya nemu deh.

O iya, meskipun ada aplikasi seperti ini, tapi ada baiknya kita juga tahu cara bikin kolom litologi yang baik dan benar ya lewat baca buku dan dari internet juga banyak. Meskipun ada banyak software dan aplikasi yang bias mempercepat dan memudahkan pekerjaan kita namun akan lebih baik apabila user lebih pintar daripada software yang digunakan. Ndak malu sama aplikasi? Masak lebih pintar aplikasinya daripada user nya? hehe :)

Kemarin dapet wangsit dari senior gini katanya
"Be smarter than your smartphone"
Ya intinya sama sih sebenarnya, kita sebagai manusia yang merupakan pencipta alat seharusnya lebih pintar daripada alat yang kita ciptakan itu.

Ini ada video hasil nemu dari youtube




Sumber :
Kuliah TPPI bersama Pak Ferian Anggara
http://www.sedlog.com/
https://www.youtube.com/watch?v=q2GsVcjrgUY

Cara Mudah Memasang Twibbon

Twibbon, sebuah kata yang sering disebut-sebut dapat membuat viral suatu topic yang berupa foto. Sebenarnya apa sih pengertian twibbon itu sendiri?

Menurut fanpage-id, twibbon merupakan sebuah aplikasi kecil yang diciptakan untuk meningkatkan dukungan, daya Tarik, dan kegunaan media social. Twibbon merupakan bingkai foto yang diedit sedemikian rupa yang ditunjukkan sebagai dukungan ataupun promosi dan lain sebagainya

Lalu apa manfaat menggunakan twibbon?
Menurut pengalaman pribadi, twibbon sangat berperan dalam hal pengenalan suatu acara atau event yang sedang berlangsung atau dilaksanakan dalam waktu dekat. Selain itu twibbon juga dapat membantu sekali dalam hal mengenalkan suatu produk dagangan atau dapat dikatakan sangat baik sebagai media promosi.

Apakah format dari twibbon itu?
Berdasarkan pengalaman juga, twibbon yang beredar di sekitar saya memiliki format .png
Umumnya twibbon memiliki bentuk menyerupai sebuah bingkai foto seperti yang tersebar luas pada software photo editor dan memiliki latar belakang transparan.

Bagaimana cara menggunakan twibbon itu?
Cara memadang twibbon itu sebenarnya mudah, seperti memasang bingkai foto sebenarnya. Memasang foto pada bingkai kayu memerlukan paku atau alat perekat lainnya agar foto dapat terpasang dengan baik dan rapi. Begitu juga dengan memasang twibbon pada foto, memerlukan software untuk menggabungkan keduanya, agar terpasang rapi dan pas.

Aplikasi yang sering saya gunakan adalah PicsArt. Aplikasi ini dapar bekerja dengan baik, dan menghasilkan hasil yang cukup maksimal. Anda dapat mendownloadnya di google playstore android dan store windows, tersedia juga di internet secara gratis.

Caranya:
Buka PicsArt dan load foto yang ingin dipasangi twibbon.


Klik "Ad Photo" yang ada dibagian bawah halaman, kemudian masukkan twibbon yang kalian inginkan ke foto.


Sesuaikan dengan ukuran foto sesuka hati anda.


Klik panah di pojok kanan atas.


Klik Post, kemudian pilih pilihan tempat dimana anda ingin menyimpan foto anda tersebut.

Minggu, 10 Mei 2020

Pengalaman Organisasi di Teknik Geologi, Teknik, dan UGM


Halo kamu! Lagi cari info dan cerita tentang perkuliahan di Teknik Geologi UGM kah? Bisa jadi kamu di tempat yang tepat hehe. Tapi aku hanya akan menceritakan pengalaman yang kudapat saja ya selama kuliah di Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.

(setelah ini berisi info penting tidak penting sih, yang mau baca monggo yang tidak langsung skip saja)
Sekilas info saja ya, kalo di Fakultas Teknik UGM program studi itu berada dibawah departemen dan departemen itu berada di bawah fakultas. Jadi bisa jadi satu departemen itu terdiri dari 2-3 program studi, misalnya DTNTF (Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika). Jadi DTNTF itu terdiri dari 2 program studi (prodi), yaitu Teknik Nuklir dan Teknik Fisika. Dan kebetulan program studi Teknik Geologi berada dibawah Departemen Teknik Geologi langsung hehe .

Lalu, apa saja yang kulewati selama kuliah di Teknik Geologi UGM?

Jawabannya banyak banget. Kali ini aku mau fokus cerita tentang kegiatan non akademiknya dulu ya.
Sebenarnya dulu aku sempat cerita juga tentang mata kuliah yang dipelajari di Teknik Geologi, mungkin lebih mirip daftar mata kuliah yang ditawarkan di Yang Dipelajari di Teknik Geologi UGM

Dimulai dari setelah dinyatakan diterima di program studiku sekarang, aku mengikuti orientasi pengenalan kampus yang namanya PPSMB Palapa.

Cerita lengkapnya lihat di Cah Sragen di PPSMB PALAPA 2016

Seusai PPSMB, angkatan termuda langsung diminta untuk mengurus Kartu Rencana Studi (KRS). Kartu rencana studi ini berguna untuk merencanakan mata kuliah apa saja yang akan kita ambil di tiap semesternya. Maksimal sks yang bisa diambil adalah 24 sks setiap semester (termasuk mata kuliah dan mata kuliah praktikum). Dalam mengurus KRS ini kita perlu konsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) terlebih dahulu. Hal itu penting, supaya kita yang masih maba dan yang pikirannya masih polos banget itu bisa punya bayangan kuliah kita semester depan akan seperti apa. Saranku, bangun relasi yang baik sama DPA karena akan sangat membantu. Setelah disetujui DPA, KRS bisa langsung diverivikasi lewat platform urusan akademik UGM (kalau dulu seringnya di PALAWA, mulai tahun 2019 pindah ke SIMASTER). Selepas itu langsung kuliah.

Tahun pertama kuliah rasanya membuatku ingin mencoba semua kegiatan yang kubisa. Mulai dari organisasi di tingkat Teknik Geologi yaitu Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG FT UGM), tingkat Fakultas Teknik, sampai unit kegiatan mahasiswa tingkat universitas.

Awal mula kesibukanku dimulai dari mengikuti kaderisasi di himpunan. Semester pertama, angkatan termuda dikader untuk menjadi seseorang yang kuat secara fisik dan mental. Aku dan angkatanku juga diajari untuk selalu kompak dan saling peduli antar teman satu angkatan. Di akhir semester satu sekitar bulan Desember, kami mengikuti sebuah diklat (pengenalan dasar lapangan) yang diadakan oleh HMTG beserta Departemen Teknik Geologi. Pengalaman luar biasa kudapat dari sini, dimana aku diajari untuk tetap bertahan sekuat tenaga ditengah segala keterbatasan. Terbatas air minum, terbatas tenaga, dan terbatas lainnya. Tapi dari sini aku mendapkan pelajaran penting. Hidup ini keras, jadi sebisa mungkin buatlah dirimu sekuat mungkin. Sekeras mineral silika, yang tidak bakal lapuk karena hujan, tidak terbakar karena sinar matahari.


Di semester pertama aku hanya fokus ikut kaderisasi masuk himpunan saja, karena ya memang time managementku masih sangat kurang. Belum berani mengambil tanggungjawab lebih hehe.

Lanjut di semester 2, bersyukurnya kali ini sudah jadi anggota HMTG hehe (sudah masuk himpunan). Aku masuk di Divisi/Departemen Sosial HMTG FT UGM, karena ya suka sama kegiatan sosial. Sepertinya aku menemukan duniaku di situ. Ketika ada suatu hal yang bisa kulakukan ditengah-tengah masyarakat dan aku bisa memberi dampak buat sekitarku, ada sebuah kebahagiaan tersendiri. Bagiku, itulah yang seharusnya jadi kewajiban kita sebagai manusia yang katanya makhluk sosial. Berdampak. Tapi berdampak kan caranya bermacam-macam, jadi yaa selamat mencari dan menjalani jalanmu hehe.

Di sela-sela aktivitas Himpunan, Departemen juga mengadakan event tahunan yaitu GEOWEEK. GEOWEEK ini acara kolaborasi terbesar antara HMTG dan Departemen Teknik Geologi. Dalam satu minggu ada beberapa event yang berlangsung seperti LCCK Kebumian untuk SMA, Seminar Nasional Kebumian, dan masih banyak event menarik lainnya.

Selain aktif di Divisi Sosial HMTG, aku juga ikut berpartisipasi menjadi pengurus di Persekutuan Mahasiswa Kristiani Teknik UGM (PMKT UGM). PMKT UGM itu termasuk organisasi tingkat Fakultas Teknik. Dua target organisasiku tercapai. Saat itu aku mulai pelayananku dari Komisi Sarana dan Prasarana (KOMSAR). Dari 3 anggota KOMSAR, aku satu-satunya perempuan. Dua lainnya laki-laki, namanya Pierse (Teknik Mesin) dan Samuel (Teknik Kimia). Meskipun awalnya diam-diaman dan malu-malu, lama-kelamaan kami jadi lumayan akrab hehe. Satu hal yang aku dapat dari pelayananku di KOMSAR adalah jangan menganggap suatu pekerjaan mudah, mengurusi peminjaman ruang dan menata ruangan untuk ibadah itu bukan pekerjaan mudah. Perlu ada koordinasi dan kolaborasi juga. Di PMKT UGM ini aku meneruskan pelayanan hingga tingkat akhir (semester 8).

Semester 3-5 aku mulai ikut terlibat dalam kegiatan semi-relawan yang tergabung dalam Unit Kesehatan Mahasiswa UGM (UKESMA UGM). UKESMA ini unit kegiatan yang bergerak dibidang penelitian, pendidikan, dan bantuan kesehatan. Intinya, unit kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan di UGM itu namanya UKESMA. Benar, mirip PMR kalo di SMP-SMA dan KSR (tingkat universitas). UKESMA ini skalanya tingkat universitas. Dari sini, aku belajar untuk bekerja sama secara profesional dan maksimal untuk mahasiswa dan masyarakat luas. Tidak membedakan orang yang ditolong, karena kaitannya dengan keselamatan orang lain. Disini benar-benar diajari untuk lebih terbuka atas perbedaan yang ada, karena organisasi tingkat universitas itu kumpulan dari mahasiswa fakultas lain yang punya sistem pemikiran yang lain juga. Ini benar, kadang ketika anak teknik ketemu anak fisipol bisa jadi tidak nyambung. Tapi disini aku belajar untuk beradaptasi dan lebih terbuka.

Semester 6-7 sedikit banyak aku mengurangi kegiatan organisasi dan event karena satu dan lain hal. Dan hanya berfokus pelayanan di PMKT UGM sebagai anggota Komisi Pemerhati (KOMHAT) dan Bendahara Desa Binaan HMTG FT UGM. Dan saat itu masih ada tanggungan Lomba PHBD (Program Hibah Bina Desa 2019) dari KEMENRISTEKDIKTI. 


Meskipun sudah mengurangi aktivitas tapi tetap saja, sedikit capek juga. Ditambah dengan padatnya kegiatan akademik geologi yang mengharuskan adanya praktikum di lapangan juga. Capeknya semakin menjadi-jadi. Tapi aku percaya semuanya tidak ada yang sia-sia. Pasti ada sesuatu yang dihasilkan dari setiap hal yang aku lakukan.

Dan ya itu cerita perjalanan organisasiku selama kuliah di Teknik Geologi UGM. Setiap orang punya ceritanya masing-masing. Ceritaku bisa jadi berbeda dengan teman angkatanku.

Dari ceritaku yang panjang ini, kuharap kamu bisa belajar sesuatu ya, iya kamu yang baca tulisanku ini. kalau ada yang tertarik dengan Teknik Geologi atau Geografi mungkin kita bisa diskusi lebih lanjut hehe J

Baca juga:

Sabtu, 09 Mei 2020

Hidup Adalah Waktu Untuk Belajar (RESENSI BUKU + SUDUT PANDANG PRIBADI)


Akhir-akhir ini pikiran saya rumit, semua hal aku pertanyakan. Mengapa hidupku seberat ini. dalam hal ini aku ndak memandang masalah yang dihadapi orang lain lebih ringan daripada yang kuhadapi ya.

Ego ku meronta-ronta minta untuk dipuaskan. Aku manusia juga sama sepertimu. Selama hampir seminggu ndak bisa tenang, hidup dengan pikiran yang kacau.

Hari ini, aku akan menceritakan sesuatu yang kupelajari dari sebuah buku. Fokus yang ingin kusampaikan adalah isi buku + penulisnya, keduanya sangat menarik perhatianku.

Mungkin ini akan terlihat seperti review buku, atau testimoni setelah membaca sebuah buku hehe. Btw, ini review buku pertamaku yang aku tulis di blog ini. Oke langsung saja ya.

Ketika tulisan ini dibuat, aku telah selesai membaca Buku yang berjudul “Setiap Waktu Adalah Waktu Belajar” karya dari Gobind Vashdev. Beliau adalah seseorang yang mengusahakan hidup dan empatinya mati-matian untuk kebahagiaan orang lain, beliau menyebut dirinya sebagai heartworker. Aku sangat kagum sama beliau ini, hatinya baik dan mau untuk terus belajar dari dunia ini (ndak terbatas Cuma belajar di sekolah atau di kuliah saja).

Dalam bukunya, Pak Govind menuliskan sebuah perumpamaan tentang seorang pembelajar. Beliau menganalogikannya dengan sebuah botol berisi air dan gelas. Botol mewakili guru, air mewakili ilmu, dan gelas mewakili kita (pembelajar). Bagaimana cara agar gelas tersebut dapat menerima dan menampung air dari botol tersebut? ayo coba dipikir dulu :p

Pertama, si gelas harus terbuka
Ketika gelas tersebut terbuka, sudah pasti air dari botol dapat ditampungnya. Ketika gelas itu tertutup, mana mungkin bisa menampung air dari botol kan. Yang ada, airnya malah tumpah dan membasahi meja hingga lantai hehe. Disini aku belajar bahwa ketika seseorang ingin memperoleh dan menyerap ilmu dia harus memiliki pikiran yang terbuka. Mampu menerima pendapat dari orang lain dan mampu menerima pelajaran dari alam semesta.

Kedua, gelas itu harus kosong
Bagian kedua ini berhubungan dengan bagian pertama. Kalau bagian pertama itu berupa jalan keluar-masuknya informasi, maka bagian kedua ini berupa wadah dari informasi yang didapat. Kamu bisa membayangkan kan bagaimana kalau gelasnya ternyata penuh (misal isinya sirup), sudah dapat dipastikan bahwa air dalam botol ndak akan bisa ditampung kan sama gelas itu.

Sama seperti gelas itu, kalau pikiran kita masih penuh dengan pemikiran-pemikiran yang rumit sudah pasti pengetahuan atau informasi yang disampaikan oleh guru-guru kita ndak akan bisa kita simpan karena wadah (re: pikiran) yang kita punya ndak cukup buat menampungnya.

Jadi, yang kudapat dari bagian ini adalah ketika kita menerima ilmu dari orang lain pastikan bahwa kita mengesampingkan presepsi dan asumsi yang kita miliki. Just do and enjoy it. Supaya kita punya cukup tempat di pikiran kita untuk menyimpan pengetahuan baru itu.

Ketiga, posisi gelasnya harus lebih rendah daripada botol
Kebayang ndak sih, misal si botol lebih rendah daripada gelas? Airnya ndak akan bisa ngalir ke gelas kan. Itu juga yang aku pelajari, bahwa kita sebagai pembelajar menganggap bahwa diri kita ini belum ada apa-apanya daripada guru kita. Maka dari itu, keingintahuan kita (curiousity) kita mesti bakal tinggi dan akan makin banyak hal yang kita peroleh. Pak Govind juga memberikan contoh bahwa kita bisa belajar dari anak-anak yang punya rasa keingintahuan yang tinggi sehingga mereka mampu belajar banyak hal (jelas, masa anak-anak adalah masa dimana kita sangat banyak belajar). Setelah dewasa, rasa keingintahuan itu mulai menurun karena mungkin adanya pikiran bahwa semua hal terjadi karena memang sudah sewajarnya seperti itu.

Selanjutnya adalah pengajar (guru). Sebenarnya siapakah guru itu? dan dimana guru itu mengajar? Ada salah satu kalimat yang aku suka

“Kita bisa belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja termasuk dengan alam”

Jadi guru kita siapa? Semua orang termasuk alam, merekalah guru kita. Dimana kita belajar dan kapan? Kapanpun dan dimanapun selagi kita masih di alam semesta ini kita dapat terus belajar.

Ada lagi kutipan yang aku suka dari Sang Buddha
“pada akhirnya kita akan sangat-sangat berterima kasih kepada orang-orang yang membuat diri ini sulit”
Benar sekali, aku jadi teringat tentang kejadian yang terjadi padaku saat smp. Aku diejek karena penampilan fisikku ndak seperti teman-teman yang lain, karena aku beda etnis dengan teman-teman. Setelah itu, aku belajar untuk ndak akan seperti mereka yang membeda-bedakan etnis, sebisa mungkin untuk bergaul dengan siapa saja.

Dari situ kita belajar bahwa dengan dipertemukannya kita dengan orang yang berbeda dan membuat kita ndak nyaman, ternyata kita mendapat suatu pelajaran dari situ yang akhirnya berpengaruh terhadap pola pikir kita terhadap hidup ini. So thanks to all of you my junior high school friends, now I can say I do love you.

Clossing statement from Mr. Govind Vashdev
“Jadikan setiap orang menjadi guru, setiap tempat menjadi sekolah dan setiap jam adalah jam pelajaran.”

Sabtu, 18 April 2020

5 Hal yang Bisa Disyukuri dari Stay at Home



Di tengah pandemi ini, seakan kita diingatkan kembali untuk selalu mensyukuri setiap hal yang kita miliki sekarang.
“Bagaimana bisa bersyukur dengan kondisi seperti saat ini?” tanya seorang teman padaku.
Benar juga pertanyaan temanku itu. Dengan kondisi seperti ini sulit untuk menumbuhkan rasa syukur dalam hati. Perut selalu meronta untuk dipenuhi rasa laparnya, hati butuh diperhatikan karena terlalu lama menahan rindu. Pikiran tak henti-hentinya menampilkan rasa sesak karena uang di dompet yang semakin menipis. Bagaimana aku bisa bertahan hidup? Bagaimana aku bisa hidup penuh rasa syukur?

Sulit untuk bersyukur, memang.

Tapi justru disinilah hati kita diuji, mental kita ditempa oleh keadaan yang sulit ini.
Kita ndak pernah tahu kapan pandemi ini berakhir. Satu-satunya yang kita tahu adalah kita hidup saat ini, kita perlu untuk bertahan hidup. Salah satu caranya adalah bersyukur dan ikhlas.
Sebenarnya dalam kondisi seperti ini ada banyak hal yang masih bisa kita syukuri.

Punya kesempatan istirahat dari keramaian (Me-time)
Sadar atau tidak, manusia kadang perlu untuk menyendiri. Menyendiri yang dimaksud disini bertujuan untuk membangun kepercayaan diri kembali. Dengan menyendiri kita bisa lebih bisa memandang sesuatu secara jelas tanpa ada campur tangan dari orang lain. Kita bisa mulai merawat diri kita sendiri. makan makanan bergizi dan sehat. Berolahraga teratur. Ini patut untuk kita syukuri.

Punya kesempatan untuk introspeksi diri
Ayo kita sama-sama menghidupi hidup kita saat ini. memang benar, kondisi sedang tidak baik-baik saja. Tapi selalu ada yang bisa disyukuri atas semua yang terjadi. Percaya saja, Tuhan mengijinkan sesuatu terjadi dalam hidup kita pasti ada maksud dan tujuannya. (tulis skripsi pun ada maksud dan tujuannya kan, apalagi rencana hidup).

Aku ingin mengajakmu untuk melihat hidup kita kembali. Beberapa bulan lalu, apa saja yang sudah kita lakukan? Apakah itu baik? Apakah itu kurang baik? Kamu sendiri yang bisa menilainya J

Untuk hal-hal baik yang sudah dilakukan. Good job, you’ve done the good in your life for us. Pertahankan itu, tolong jaga semangatmu untuk berbuat kebaikan. Aku percaya kamu orang yang baik J

Untuk hal-hal kurang baik yang telah terjadi. Tidak apa-apa, semua orang pernah melakukan kesalahan. Ayo sama-sama introspeksi diri dan terus mengusahakan yang terbaik.

Punya waktu yang cukup untuk self growing
Tuhan menganugerahi kita waktu 1 x 24 jam itu untuk kita mengusahakan hidup kita. Dalam hal apapun itu, kita bisa mengusahakannya. Terlebih fokus pada pengembangan diri seperti membaca buku, mencoba resep masakan baru, mempelajari hal-hal baru. Mungkin saat ini kita belum mengerti, akankah kemampuan/pengetahuan itu berguna untuk kita sendiri atau tidak. Just wait and see. Bagiku belajar dan menambah pengetahuan itu tidak ada ruginya sama sekali.

Lebih hemat
Ditengah pandemi ini, kita diminta untuk tetak tinggal di rumah. Menjaga jarak dengan orang lain. Berperilaku hidup bersih dan sehat. Makan makanan yang bergizi. Sebagian besar warung makan mulai tutup. Hal ini mendorong kita untuk mengolah makanan kita sendiri. kita belanja kebutuhan pokok kita sendiri dan mengolahnya sendiri. membeli kebutuhan yang memang benar kita butuhkan. Dengan demikian, kita bisa lebih hemat dari biasanya (yang bisa saja jajan tiap hari, sering membeli barang-barang yang tidak esensial).

Quality time bersama keluarga
Biasanya mungkin kita terlalu fokus pada pekerjaan kita masing-masing sehingga kurang ngobrol dengan keluarga sendiri. padahal keluarga seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk bercerita dan berkeluh kesah. Dengan kondisi seperti ini, kita punya waktu lebih untuk membangun kembali relasi kita dengan anggota keluarga kita. Kita bisa ngobrol dengan topik apapun, bisa bermain games bersama, dan melakukan banyak hal bersama-sama.

mungkin masih banyak hal yang bisa kita syukuri saat ini. apapun itu, meskipun itu tidak tertulis disini. Aku berharap itu bisa jadi alasan kamu bersyukur hari ini J

jaga kesehatan teman-teman, stay safe. Jangan lupa untuk selalu tersenyum hari ini. semesta mendukungmu.

kata kunci: bersyukur, coronavirus, indonesia, stay at home

Jumat, 27 Maret 2020

Cara Bersahabat dengan Kesendirian

Pasti pernah ya kita merasa sendirian, ndak ada yang bisa diajak untuk ngapa-ngapain bareng. Mau kemanapun sendirian. Mau melakukan sesuatu juga sendirian. Sebenernya ada banyak orang di sekitar kita, tapi kita tetep merasa sendirian. Sampai-sampai aku pernah bilang sama diriku sendiri, "kok kasihan ya jadi aku, ngapa-ngapain selalu sendirian". 

Sebenernya bukan tanpa alasan aku melakukannya sendirian. Ada beberapa hal yang membuatku sadar untuk mulai melakukan semuanya sendirian.

Pertama, 
Takut merepotkan orang lain. Alasan klasik yang jadi pembenaran atas semua sikap individualisku. Aku ndak pengen merepotkan orang lain di sekitarku, orang-orang terdekatku. Aku selalu mikir bahwa mereka punya masalah dan kegiatannya sendiri. Maka dari itu, aku takut menambahi beban mereka.

Ini bertolak belakang dengan apa yang selalu kubilang ke temen-temen di sekitarku. Aku berusaha untuk jadi teman bagi semua orang. Tapi aku lupa untuk jadi teman diriku sendiri. Selalu membantu teman, tapi lupa membantu diriku sendiri.

Kedua,
Kupikir bekerja bersama orang itu bisa jadi pisau bermata dua. Bisa jadi pekerjaan itu akan cepat selesai atau justru semakin ribet karena ada dua kepala yang memikirkannya (apalagi jalan pikirnya juga berbeda, bisa-bisa malah bikin hati ndak nyaman). 

Maka, yang sering terjadi padaku saat kegiatan berkelompok adalah kecenderunganku untuk diam. Ngikut aja. Untuk mengeluarkan pendapatku sendiri, aku butuh waktu yang lama sampai aku benar-benar siap ngomong. Takut mereka ndak paham maksudku. Bisa dibilang kemampuan berbahasaku sangat payah. Hatiku sedih saat orang lain ndak bisa paham apa yang kumaksud. Mungkin ini juga yang membuat orang-orang merasa ndak nyambung samaku. Its okay, aku berusaha menyayangi diriku yang seperti ini.

Ketiga,
Dengan sendirian, kemungkinan aku menyakiti hati orang lain akan semakin kecil. Rasa bersalahku yang muncul setelahnya juga akan berkurang.

Aku berusaha menyayangi diriku yang sulit mengutarakan pendapatku di depan umum. Aku mencoba menyayangi diriku sendiri dalam semua aspek hidupku. Karena aku tahu ndak ada yang bisa sayang samaku seperti sayang ibukku samaku. Its okay, jangan sedih akan hal itu. Aku bisa menyayangi diriku sendiri. Begitu juga kamu. Kamu bisa jadi teman sejati sekaligus penyemangat dirimu sendiri. 

Ketika semua hal dalam dirimu sudah diterima dengan lapang. Kesepian pun ndak akan jadi masalah besar. Memang kita makhluk sosial. Tapi bagiku sendiri, aku memang makhluk sosial, punya teman. Tapi ndak punya teman yang benar-benar klop/cocok, sampai-sampai aku bisa menceritakan hal-hal yang ndak penting samanya.

Setelah ibuk ndak ada, rasanya teman dekatku hilang. Aku sendirian. Inilah saatnya belajar untuk menerima kesendirian itu sendiri. Menerima rasa kesepian, kemudian bersahabat dengannya.

Kata Mas Adji Santosopuro selalu mengingatkanku bahwa kesepian itu ndak harus dilawan, justru jangan dilawan. Tapi diterima, supaya kita bisa bersahabat dengan kesepian itu.

Kita lahir di dunia sendirian, kita juga belajar untuk diri kita sendiri. Kita bertanggungjawab atas diri kita sendiri. Sampai meninggal pun kita sendirian. Ayo kita sama-sama belajar menerima rasa kesepian dan belajar dari kesendirian kita. 

Kata Mas Adjie S., berawal dari sendiri akan muncul ide-ide hebat yang luar biasa lo. Kuyakin aku bisa, kamu juga pasti bisa :")

Salam dari halaman depan program studiku ;)

Jumat, 20 Maret 2020

Catatan untuk Tetap Menjalani Hidup



Kalian pernah merasa tidak cocok saat bercerita dengan seseorang? tidak bisa dengan leluasa menceritakan masalah yang sedang kalian hadapi? Merasa tidak nyaman padahal orang itu adalah orang terdekat kalian?

Aku juga mengalaminya.

Aku membuat notes ini untukmu yang sedang lelah untuk hidup dan juga untuk diriku sendiri yang sedang kehilangan arah.

Merasa bahwa orang lain ternyata punya masalah mereka sendiri juga, bahkan untuk mendengar ceritaku saja mereka tidak bisa. Entah, apakah aku sendiri yang terlalu merasa diasingkan/tidak dipedulikan atau memang begitu adanya. Orang lain punya masalah yang lebih besar dibandingkan masalah yang kuhadapi. Anggapan ini selalu membawaku untuk tetap bungkam ketika ada masalah datang. Meskipun sampai pusing kepalaku, aku tetap akan diam. Pusing, stress, hilang arah tujuan. Itulah yang kualami. Kamu tidak sendirian, kita sedang di masa yang sama. Hal yang harus kita lakukan sekarang adalah tetap berjuang untuk tetap hidup dan menghidupi hidup kita.

Aku mengerti, sakitnya cerita yang tidak didengar. Aku mengerti, sedihnya cerita yang dipotong oleh cerita orang disekitar kita. Aku mengerti.

Tapi,

Ayo belajarlah untuk jadi dewasa. Kalau ceritamu tidak didengar, tetaplah tersenyum. Masih ada yang setia menantikan ceritamu. Tuhan selalu setia menunggumu untuk curhat sama Dia. Aku juga menunggu ceritamu ;)

Dengan saling bertukar cerita kita bisa saling menguatkan.

Ingat perumpamaan tentang lidi? Satu lidi akan mudah dipatahkan, namun ketika banyak lidi bersatu, mereka jadi kuat. Mereka saling menopang, itulah kita. Jadi, ayo angkat tepian bibirmu, senyum J

Saat orang di sekitarmu tidak menganggapmu, percayalah ada orang yang setia menunggumu. Iya, Dia Tuhan. Semua orang pasti akan pergi pada waktunya. Ketika tugas mereka sudah berakhir. Sekali lagi, tolong jangan bersedih. Aku ada disini, untukmu dan membersamaimu.

Kamu sangat hebat sudah bertahan hingga saat ini. Meskipun keadaanmu kacau, kamu tetap tegap dan tetap menjalani hidupmu. Terimakasih, aku bangga padamu.

Aku percaya. Hidup ini bukan soal berlari, tapi berjalan. Aku pernah baca satu buku terbitan Greatmind yang berjudul “SLOW”. Dalam buku itu, kita diajari untuk memaknai hidup kita. Menjalani secara sadar setiap kegiatan yang kita lakukan setiap harinya. Menjaga hati dan pikiran kita untuk tetap tenang saat ada masalah maupun tidak. Belajar bagaimana untuk menghadapi dunia yang semakin jahat. Menyesuaikan diri supaya tetap waras di jaman yang seba cepat. Menjaga mimpi kita tetap hidup ditengah kehidupan yang banyak halangan.

Kalau setiap hal yang kamu alami tidak sesuai dengan ekspektasimu, ayo belajar menerima. Karena hidup ini adalah pemberian dan kita menerima. Kita hanya bisa mengusahakan apa yang kita bisa lakukan, selebihnya hanya Tuhan yang berhak menentukannya.

Inilah suratku untukmu. Ayo kita sama-sama berjuang memaknai hidup kita, meskipun hidup kita rasanya begitu buruk, percayalah Tuhan melihat hatimu dan Tuhan tahu kebutuhanmu. Ayo belajar untuk lebih bersyukur supaya kita bisa menyadari hidup kita ini.

Semoga Tuhan selalu melingkupimu dengan sukacita dan damai. Kalau ada yang mau dibagikankan aku senang bisa mendengar ceritamu. Ayo kita berteman J


Kamis, 12 Maret 2020

Takut dan Khawatir


Pasti ada alasan tersendiri mengapa kita dipilih untuk menjadi seseorang. Entah secara tidak langsung kita diminta untuk melakukan sesuatu tanpa kita sadari, semuanya terasa nyata dan asli, tanpa direkayasa sedikitpun.

Ceritanya berawal dari cerita seorang teman dekat yang diamanahi untuk menjadi ketua acara. Dia sempat ragu untuk meng-iya-kan tawaran tersebut, dia merasa bahwa dirinya masih merasa takut untuk memimpin dan membimbing orang lain yang jelas-jelas beda pemikiran dengan dirinya sendiri. Katanya hatinya lebih condong untuk meng-iya-kan dibanding menolaknya, tapi dia takut kalau saat dia menerima tawaran itu dia ndak bisa menjalankannya dengan baik.

Sama halnya dengan pengalaman yang beberapa waktu lalu telah c-u-k-u-p berhasil saya lewati, ya meskipun sambil nangis kayak anak kecil hahaa. Ceritanya serupa dengan teman dekat saya, serupa tapi ndak sama. Sama-sama diamanahi untuk memimpin orang-orang yang belum terlalu saya kenal, namun beda acara, acara yang saya pegang tepat setelah acara yang dipegang oleh teman dekat saya selesai.

Tepat saat itu saya seperti merasakan perasaan yang dirasakan teman dekat saya saat ditawari tawaran seperti itu. Takut menerima, takut ndak bisa mimpin, takut ndak dianggap dan dianggap remeh serta masih banyak ketakutan lainnya yang ndak bisa saya sebutin satu-satu.

Ditambah lagi, saya dalam tim tersebut merasa sendiri. Pasalnya, hanya saya di tim tersebut yang merupakan angkatan pertengahan (eh, ndak deng, ada anak pertengahan lain anak pwk, tapi kami belum terlalu akrab dibandingkan dengan teman-teman pengurus).

Entah apa yang saya rasakan saat itu, bingung, takut, resah, nyampur jadi satu. Jujur, memimpin orang lain yang batu dikenal itu rasanya canggung. Menurut kalian gimana? Saya sih iya ya wahaa, dont judge me guys, kalian belum tau saya orangnya seperti apa hehe.

Saya susah ngomong di forum gede, tapi saat diminta untuk face to face saya berani buat ngomong apapun. Ya, saya terlalu takut orang banyak melihat ke saya saat saya bicara dan yang paling saya takutkan adalah diserang menggunakan kata-kata. Pernah saya berniat untuk menolak pelobian tersebut, namun saat digumulkan dan didoakan Tuhan kasih saya jawaban.
Bukan kamu yang memilih Aku, Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta  kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.


Yohanes 15 : 16
Iya memang benar, Tuhan memilih saya dengan alasan tertentu entah apapun itu alasannya pasti itu merupakan yang terbaik, ya kan? Tapi setelah menyadari hal itu pun masih banyak hal yang mengganggu pikiran saya, salah satunya adalah kuliah saya dan kegiatan saya yang lainnya, belum lagi keinginan untuk pulang kampung itu lebih besar dibanding yang lainnya ._.

Tiba-tiba saat renungan pagi pun ada satu ayat yang memang mungkin Tuhan jawaban Tuhan atas apa yang saya rasakan saat itu, khawatir.

Tuhan tahu yang terbaik dan Tuhan sudah menjamin hidup saya kedepannya, itu janji Tuhan yang saya yakini saat itu. Memang benar, Tuhan itu baik! Lambat laun semuanya berjalan lancar, saya dapat berkomunikasi dengan teman-teman satu tim dan bersyukur sekali mereka mau menerima saya dengan sikap dan kondisi saya yang seperti ini. Meskipun, dalam perjalanannya banyak hal yang terjadi yang mungkin mengganggu pikiran saya, tapi Tuhan tetap menguatkan dan selalu meyakinkan saya bahwa bersama Tuhan semuanya pasti baik-baik saja.
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia, sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.


1 Korintus 10 : 13




Satu hal yang saya percaya hingga saat ini bahwa Tuhan sudah menjamin hidup kita dan kita sudah dipilih-Nya untuk melakukan suatu hal sesuai dengan rencana-Nya karena Tuhan menginginkan hal yang terbaik yang terjadi dalam hidup kita. Tetap semangat ya teman-teman semuanya, Tuhan Yesus berkati kita semua :))